Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)

HiVo Rilis Lagu dari Doa Masyarakat Zaman Walisongo Saat Hadapi Wabah

IslamicTunesNews – Wabah sudah pernah terjadi di zaman dahulunya, juga pada saat Walisongo menyebarkan syariat Islam di Indonesia. Salah satu upaya masyarakat pada saat itu dalam menghadapinya adalah dengan berdoa. Doa tersebut diwariskan secara turun temurun. Grup musik HiVo kembali mengangkat doa tersebut di lagu Li Khomsatun yang dirilis pada Sabtu 27 Juni 2020 di IslamicTunes.cloud.

Tentang Lagu Li Khomsatun

Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)
Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)

Awil, Manager HiVo saat diwawancarai IslamicTunesNews melalui akun Whatsapp-nya pada Sabtu (27/6/2020), ia mengatakan, “Kami merilis lagu Li Khomsatun  berhubung dunia kita sedang dilanda pandemi, kami berharap dengan diputarnya lagu ini di berbagai penjuru tempat, semoga menjadi doa, agar wabah penyakit ini cepat hilang.”

“Lagu ini berisi syair doa agar terhindar dari wabah penyakit menular, doa yang disebarkan secara turun menurun kepada masyarakat dari zaman Walisongo. Kami mengajak seluruh masyarakat agar yakin untuk selalu berdo’a dengan kuat serta diimbangi dengan usaha yang maksimal agar wabah ini cepat berakhir,” kata Awil, yang juga Talent Manager di Zacky Mirza Management.

Seperti dikatakan oleh Awil, aransemen musik lagu Li Khomsatun dibuat oleh seluruh personil HiVo, musiknya dikerjakan di studio musik HiVo, untuk recording, mixing, dan mastering dilakukan di WM86Studio, videoklipnya digarap oleh Mstoryproject.

Tentang Grup Musik HiVo

Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)
Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)

HiVo berasal dari Kota Tasikmalaya, didirikan pada bulan Mei 2015 oleh seluruh personal grup yang kebetulan dipertemukan dan memiliki visi dan misi yang sama dalam syiar lewat syair, berawal dari pertemuan antar personal yang tergabung dalam organisasi kepemudaan daerah di Kota Tasikmalaya. Saat itu di bulan Ramadhan, event pertama bagi Hivo tampil. Nama acaranya Gema Ramadhan, yang digelar dengan konsep Program Panggung Ngabuburit, Buka Bersama, Santunan Yatim Piatu – Jompo, dan lainnya.

Saat ini HiVo memiliki enam personal; Abhy (Vokalis), Aros (Vokalis), Ara (Vokalis), Dins (Gitaris), Muhaemin (Bassis), dan Aher (Keyboardist). Dalam perjalanan karir mereka di dunia musik, sebelum lagu Li Khomsatun mereka telah merilis lagu; Rindu Sang Rosul (15 Maret 2020), Robbi Kholaq Thoha (27 Maret 2020), Aisyah Istri Rasululloh (29 Maret 2020), dan Ahlan Ya Ramadhan (4 Mei 2020).

Awil, Manager HiVo. (Dok. Istimewa)
Awil, Manager HiVo. (Dok. Istimewa)

Awil juga mengatakan, “Grup kami mulanya bernama Hijrah Voice, setelah berada dalam naungan dan payung hukum Zacky Mirza Management berganti nama menjadi HiVo. Hijrah berarti berpindah, dalam artian berpindah untuk lebih baik, karena sebagian personal berasal dari berbagai latarbelakang dan pernah aktif di berbagai genre grup band ternama. Sedangkan HiVo kami maknai dengan  ‘hivolution’ atau ‘hight volution’, perubahan secara total, dari mulai konsep musik, style, content, dan target kami.”

“Tujuan kami mendirikan HiVo untuk mensyiarkan syariat Islam melalui syair seni islami, berharap mendapat syafaat Baginda Nabi SAW dengan melantunkan sholawat. Semoga sholawat makin diminati oleh setiap kalangan masyarakat.  Hobi bersholawat kami melalui nasyid semoga jadi ibadah yang diberkahi oleh Allah SWT,” kata Awil.

Eksistensi Grup Musik HiVo

Awil, Manager HiVo dan Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)
Awil, Manager HiVo dan Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)

HiVo pernah mengikuti beberapa kompetisi di Kota Tasikmalaya, dan berhasil dua kali masuk nominasi juara. Mereka juga pernah ikut perlombaan-perlombaan lainnya di luar kota. Untuk tampil, mereka pernah perform di  berbagai acara, seperti; event wedding party, event partai politik, TV Swasta Nasional, dan lainnya.

Lebih lanjut Awil mengatakan, “Kegiatan kami saat ini menjalani latihan rutin, aransement lagu, live di Instagram dan Facebook, promo lagu ke radio lokal, dan evaluasi kerja serta perencanaan konsep karya berikutnya.”

Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)
Para personal grup musik HiVo. (Dok. Istimewa)

“Kami memilih berkarya di jalur lagu religi untuk berdakwah melalui syair, mengajak remaja atau pemuda untuk mencintai musik-musik islami, menyampaikan pesan moral melalui entertainment, menumbuhkan kecintaan terhadap Islam, seni Islam lebih menyentuh dan mendidik, dan untuk mengingatkan diri kita semua untuk tidak lelah melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Awil.

Untuk menonton videoklip lagu Li Khomsatun dari HiVo, klik link berikut ini;

(*)