Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)

Penyair Ahmad Hamdani Rilis Lagu Religi, Sang Pejalan

IslamicTunesNews – Sebuah lagu yang liriknya dibangun dari sastra puisi, akan menjadi kualitas tersendiri bagi lagu tersebut. Ahmad Hamdani, Penyair di Bogor, merilis lagu religi berjudul Sang Pejalan pada Jumat 26 Juni 2020 di IslamicTunes.cloud.

Tentang Lagu Sang Pejalan dari Ahmad Hamdani

Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)
Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)

Saat diwawancarai IslamicTunesNews melalui akun Whatsapp-nya pada Jumat (26/6/2020), Ahmad Hamdani mengatakan, “Lagu Sang Pejalan lirik dan lagunya saya tulis sendiri, bercerita tentang manusia yang berusaha untuk terus melangkah menuju Tuhan, meski dirinya kerap dibebani oleh luka-luka masa lalu yang seolah menyeretnya kembali pada kelamnya hidup di waktu yang telah berlalu. Sehingga ia berjalan berbekal doa-doa, agar Tuhan menemani dan menerangi setiap langkahnya.”

“Saya berharap para pendengar lebih memiliki kesadaran bahwa setiap langkah-langkah kita harus senantiasa diiringi doa-doa tulus, yaitu meminta rahmat dan kasih sayang-Nya yang memang lebih penting dari sekadar permintaan rejeki harta, karir, surga, dan lainnya,” kata Dani, nama akrab Ahmad Hamdani.

Dani juga mengatakan, “Bagi saya, makna dari Sang Pejalan seperti yang tertera dalam salah satu hadis Arba’in, yang mengatakan bahwa di dunia ini jadilah pengembara atau penyeberang jalan. Jadi seakan hidup begitu singkat, jika cuma dihabiskan untuk mengejar keduniawian. Filosofi Sang Pejalan kurang lebih seperti kisah yang terkenal di kalangan sufi, yaitu kisah perjalanan burung hud-hud bersama umatnya yang menempuh jutaan mil jarak untuk menuju istana Burung Simurg. Mereka berjalan menuju Tuhan-nya. Ya, mereka adalah para pejalan.”

Kronologi Terlahirnya Lagu Sang Pejalan

Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)
Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)

Seperti dikatakan oleh Dani, Arranger dari lagu Sang Pejalan itu adalah RM Dimas Ayyub, personal Sanubari Band, diproduksi di Candra Home Music Recording Studio di Sindang Barang, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

“Jika ada rejeki lebih, saya akan menerbitkan buku kumpulan puisi saya. Sebetulnya Sang Pejalan adalah judul untuk buku kumpulan puisi saya tersebut. Karena, selain menulis lagu, saya juga gemar backpacker-an, dan menulis puisi. Dalam setiap petualangan, saya menyempatkan diri untuk merenungi isyarat alam, suasana hati, dan dinamika kehidupan. Pada lagu Sang Pejalan ini saya membayangkan diri saya adalah seorang pengembara yang tidak hanya berjalan di pinggir jalan, atau di hutan-hutan, tapi juga berjalan menuju Tuhan. Lalu, saya tuangkan ke dalam puisi, kemudian saya jadikan lirik lagu. Agar lebih puitis, saya merubah judulnya dari Pengembara menjadi Sang Pejalan,” kata Dani.

Lagu Sang Pejalan merupakan singel ke dua bagi Ahmad Hamdani, sebelumnya ia telah merilis lagu berjudul ‘Rupa Senja’, dirilis pada pertengahan Maret 2020. Sebelum memulai solo karirnya di dunia musik,  ia featuring dengan Danu Aleehya, seperti pada lagu Tangga Cahaya, Jangan Ingkari, Sambut Ramadhan, dan Lebaran. Semua lagu itu juga ditulisnya sendiri.

Lebih Dekat Mengenal Sosok Ahmad Hamdani

Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)
Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)

Lebih lanjut Dani mengatakan, “Saya lahir di Jakarta, usia 6 bulan pindah ke Tasikmalaya, lalu usia 6 tahun balik lagi ke Jakarta dan memulai Sekolah Dasar di sana. Saat saya kelas 1 SMP, saya pindah ke Bogor, sampai sekarang.”

“Saya suka musik sejak masih kecil, bahkan sebelum memasuki Sekolah Dasar. Saya mulai berani nulis lagu sejak duduk di bangku Aliyah, Ponpes Ummul Quro Al-Islami. Masa kecil saya berada di lingkungan guru-guru ngaji, kiyai, dan para santri. Saya sendiri juga santri, ini jadi titik keberangkatan saya dalam merilis lagu religi,” kata Dani.

Peran Puisi bagi Kehidupan Menurut Ahmad Hamdani

Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)
Ahmad Hamdani, Penyanyi Indonesia. (Dok. Istimewa)

Selain itu, Dani juga mengatakan, “Saya merasa puisi adalah bahasa paling menyentuh dalam menyampaikan pesan-pesan. Dalam pandangan saya, sastra menjadi salah satu ukuran maju mundurnya peradaban sebuah bangsa. Semakin besar minat bangsa ini untuk bersastra, semakin maju peradaban kita. Dan mungkin semangat sastra kita hari ini akan dirasakan dan dibanggakan oleh generasi kita di masa depan.”

“Saya akan terus menyampaikan isi hati saya lewat lagu-lagu, akan terus mengajak orang untuk hidup menggenggam tujuan. Tapi tidak menutup kemungkinan saya juga akan menulis lagu tentang nasionalisme, kebangsaan, dan kerukunan antar umat beragama. Karena itu juga merupakan cerminan kehidupan yang religius,” kata Dani.

Untuk menonton videoklip lagu Sang Pejalan dari Ahmad Hamdani, klik foto berikut ini;

(*)