H. Nofrijal, Deputi ADPIN BKKBN Pusat saat serahkankan bantuan pada warga miskin Kampung Lio, Depok. (Dok. Istimewa)

Peraturan Resmi Pelaksanaan Kurban Tahun 2020 Saat Pandemi

IslamicTunesNews – Sesuai hisab, Hari Raya Idul Adha 1441 H akan jatuh pada hari Jumat 31 Juli 2020. Seperti biasanya, seusai salat Id umat Islam akan melaksanakan penyembelihan hewan kurbannya. Namun pelaksanaan kurban kali ini akan ada perbedaannya, karena informasi dari para ahli, pandemi Covid-19 masih terjadi.

Meskipun akan ada perbedaan dalam pelaksanaan kurban tahun ini, namun syarat dan rukunnya tentu harus tetap dipenuhi. Perbedaan ini hanya bertujuan untuk mencegah penularan virus yang tengah ditakutkan penduduk bumi pada saat ini saja.

10 Fakta Kurban Tahun 2020

Adapun 10 Fakta menarik pada pelaksanaan kurban tahun ini yang dirangkum berdasarkan Surat Edaran Nomor : 008/SE/PK.320/F/06/2020 dari Kementerian Pertanian – Direktor Jenderal Perternakan dan Kesehatan Hewan yang resmi dikeluarkan pada tanggal 8 Juni 2020 adalah sebagaimana berikut.

  1. Penjualan hewan kurban juga harus dilakukan di tempat yang telah mendapat izin dari kepala daerah setempat
  2. Penjualan hewan kurban juga harus melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan organisasi atau lembaga amil zakat lainnya.
  3. Organisasi dan lembaga amil zakat ini bisa membantu pengaturan tata cara penjualan hewan kurban yang meliputi pembatasan waktu, layout tempat penjualan, dan penempatan fasilitas alat kebersihan.
  4. Penjual hewan kurban juga harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) minimal berupa masker, lengan panjang, dan sarung tangan sekali pakai selama di tempat penjualan.
  5. Setiap orang yang masuk ke tempat penjualan harus mencuci tangan lebih dulu menggunakan sabun atau hand sanitizer.
  6. Bagi penjual yang berasal dari luar wilayah, harus dalam kondisi sehat dengan melampirkan surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumahsakit.
  7. Setiap orang yang berada di tempat penjualan dan pemotongan kurban harus menghindari jabat tangan atau bersentuhan langsung. Selain itu, gunakanlah barang pribadi, baik untuk perlengkapan salat hingga makan.
  8. Sepulang dari tempat kurban, setiap orang juga wajib mandi dan membersihkan diri sebelum kontak langsung dengan anggota keluarga yang ada di rumah. Ketentuan ini juga berlaku bagi orang yang memotong hewan kurban.
  9. Petugas pemotongan hewan kurban harus menggunakan masker atau face shield, tidak merokok, meludah, dan memperhatikan ketika bersin serta batuk selama berkegiatan pemotongan kurban.
  10. Petugas pemotongan hewan kurban juga diharuskan berasal dari lingkungan atau satu wilayah dengan tempat pemotongan hewan dan tidak sedang masa karantina mandiri.

Untuk fakta menarik lainnya, mari kita baca surat edaran tersebut;

Mari kita berdoa, semoga pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1441 H nanti juga jadi amalan pengantar kita surga, dan semoga wabah Corona lekas berlalu. Aamiin ya Rabbal Alamin. (*)