Foto bersama para Pengurus Pondok Pesantren Sain Salman Assalam, Cirebon dan para Pengurus Yayasan Assalam. (Dok. Istimewa)

Ponpes Sains Salman Assalam Cirebon Terima Wakaf 100 Al-Qur’an dari RuangBaik

IslamicTunesNews – Pondok Pesantren (Ponpes) Sains Salman Assalam, Cirebon, Jawa Barat, mendapat wakaf 100 eksemplar Al-Qur’an dari Ruang Baik pada Senin 29 Juni 2020 yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan dan Pengasuh Pesantren Sains Salman Assalam, KH. Usep Saifuddin Zuhri, M.Pd.I., dan Pembina Yayasan Assalam, H. Ahmad Suja’i, M.Pd.I.

Manfaat Wakaf 100 Al-Qur’an dari ruangbaik.com bagi Ponpes Sains Salman Assalam – Cirebon

Zaki Hidayat, S. Pd., Wakil Ketua Yayasan Assalam, saat menjamu kedatangan Tim ruangbaik.com ke Pondok Pesantren Sain Salman Assalam, Cirebon, Jawa Barat. (Dok. Istimewa)
Zaki Hidayat, S. Pd., Wakil Ketua Yayasan Assalam, saat menjamu kedatangan Tim ruangbaik.com ke Pondok Pesantren Sain Salman Assalam, Cirebon, Jawa Barat. (Dok. Istimewa)

Zaki Hidayat, S. Pd., Wakil Ketua Yayasan Assalam saat diwawancarai IslamicTunesNews pada Senin (6/7/2020), ia mengatakan, “Wakaf Al-Qur’an yang telah diterima akan dimaksimalkan untuk menunjang proses tahfidz Qur’an di Ponpes Sains Salman Assalam.”

“Di tiap awal tahun pelajaran biasanya kami mesti mempersiapkan proses belajar termasuk pengadaan Al-Qur’an atau memperbaiki Qur’an yang sudah usang, namun bantuan wakaf Qur’an ini sangat membantu kami, terutama Qur’an yang kami terima ini khusus, ada tanda warna untuk belajar tajwid dan tilawah, jadi akan sangat membantu proses santri dalam belajar tahsin Al-Qur’an,” kata Zaki.

Tentang Ponpes Sains Salman Assalam – Cirebon

KH. Usep Saifuddin Zuhri, M.Pd.I., Pengasuh Pesantren Sains Salman Assalam, saat menerima wakaf 100 eksemplar Al-Qur’an dari ruangbaik.com. (Dok. Istimewa)
KH. Usep Saifuddin Zuhri, M.Pd.I., Pengasuh Pesantren Sains Salman Assalam, saat menerima wakaf 100 eksemplar Al-Qur’an dari ruangbaik.com. (Dok. Istimewa)

Zaki juga mengatakan, “Di program Pesantren Salman ada 3 konsep kurikulum; Gontor, Sains, dan Tahfidz. Salah satu yang menunjang program Qur’an adalah Tahfidzul Qur’an dengan metode hafalan setor rutin setiap hari kepada pembimbing tahfidz yang dipilih oleh Pimpinan Pondok.”

Seperti dikatakan juga oleh Zaki, Ponpes Sains Salman Assalam beralamat di Blok 1 RT. 03 RW. 01 Desa Cikalahang Kec. Dukupuntang Kab. Cirebon. Total santrinya saat ini 260, tahun ini terus bertambah setelah ujian masuk gelombang III ini. Insya Allah, totalnya akan menjadi sekitar 360 lebih santri. Santri kami berasal dari area Pulau Jawa dominannya, ada juga dari luar area Jawa, seperti Riau.

Kronologi Ponpes Sains Salman Assalam – Cirebon Menerima Wakaf Al-Qur’an

H. Ahmad Suja'i, M.Pd.I., Pembina Yayasan Assalam, saat menerima wakaf 100 eksemplar Al-Qur’an dari ruangbaik.com. (Dok. Istimewa)
H. Ahmad Suja’i, M.Pd.I., Pembina Yayasan Assalam, saat menerima wakaf 100 eksemplar Al-Qur’an dari ruangbaik.com. (Dok. Istimewa)

Selain itu Zaki mengatakan, “Kami kenal dengan pengurus KSPPS BMT Al Falah, iaitu ibu Rini, beliau relasi yayasan kami yang kebetulan tahu kami sedang membutuhkan Qur’an untuk media hafalan Qur’an para santri saat mulai belajar nanti. Melalui BMT Alfalah lah kami dihadirkan para pengurus ruangbaik.com, mereka mewakafkan 100 eksemplar Al-Qur’an ke pesantren kami, sekaligus infak sejumlah sembako dari pihak BMT.”

“Saat obrolan dengan pak Hendra Aditya, salah satu co-founder ruangbaik.com, ia bilang bahwa ruangbaik.com dibentuk oleh para alumni kampus STEI SEBI Depok sebagai tanda karya dan bakti serta kepedulian untuk umat khususnya di Indonesia dalam memaksimalkan dakwah di bumi Nusantara dengan program utama saat ini mewakafkan 15.000 Qur’an ke seluruh penjuru Negeri,” kata Zaki.

Selain itu Zaki juga mengatakan, “Alamat ruangbaik.com di Villa Rizki Ilhami 2, Sawangan Depok Jawa Barat. Mereka bekerjasama dengan penerbit-penerbit Al-Qur’an yang sudah ternama di Indonesia, sehingga stok Qur’an selalu ada saat diperlukan.”

“Keberadaan ruangbaik.com mesti didukung, bukan hanya oleh para donator, tetapi pemerintah mesti andil dalam menunjang kegiatannya, baik dari segi moril maupun materil,” kata Zaki.

(*)