Om Bams, Musisi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)

Rilis The Big Nasyid Album, Om Bams Ukir Sejarah Baru

IslamicTunesNews – Di dunia musik biasanya kita mendengar istilah singel, EP (Extended Play), dan Album. Single biasanya untuk rilisan satu lagu, EP untuk 4 hingga 6 lagu, dan album untuk lebih dari 7 lagu yang umumnya terdapat 10 lagu, dalam limit durasi tertentu.

Muhammad Bambang yang akrab dipanggil Om Bams, musisi nasyid asal Kota Bandung mengukir sejarah baru di belantika musik Indonesia, dengan merilis album yang berisi 38 lagu. Album ini dirilis secara digital di Streaming Hub IslamicTunes dan platform musik lainnya pada tanggal 26 April 2020, yang layak disebut sebagai The Big Nasyid Album.

Om Bams, Musisi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)
Om Bams, Musisi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)

Om Bams Bicara Tentang Album Kebersamaan

Saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya, Kamis (21/5/2020), Om Bams mengatakan, “Album ini merupakan album kebersamaan para talenta muda berbakat dan menginspirasi, yang terjalin antara Roemah Creative Management dan Denatur. Lagu-lagu pada album ini ditulis sejak tahun 2013, dan beberapa lagunya ditulis oleh Parpar Priatna dan Bunda Rahma.”

“Inspirasi lagu-lagu pada album lagu tersebut diperoleh secara pontan saja, dari peristiwa keseharian yang sering kita alami, perjalanan hidup, sebuah harapan impian, dan lainnya. Lagu-lagu pada album ini bercerita tentang kebesaran Allah SWT., kecintaan kepada alam semesta, rindu ke Baitullah, kecintaan kepada Rasulullah, budi pekerti, dan hal-hal keseharian yang biasa kita lakukan. Apabila ditafakuri, banyak sekali hikmah, cerminan hidup, dan pelajaran berharganya. Dari inspirasi dibuat syair menjadi irama nada yang indah, yang memotivasi, dan menggugah jiwa,” kata Om Bams.

Judul-Judul Lagu pada Album Kebersamaan

Seperti dikatakan Om Bams, 38 lagu pada album tersebut berjudul; Tak Ada Keraguan, Dua Sifat dalam Jiwa, Bimbing Kami di Jalan-Mu, Garis, Nikmat Tak Berbatas, Takjub Tak Berujung, Bersyukur, Sujud di Baiturrahman, Dalam Sujudku, Langkahku untuk Masjid, Antarkan Aku ke Tanah Suci, Gejolak Jiwa, Kekasih Allah, Kuraih Surga, Beri Kesempatan, Kubasuh Kalbu, Pembela Alquran, Hentikan Perang, Pesan Kalam, Ramadhan Kita, Makna Lebaran, Anugrah Cinta, Mencari Hidayah, Guruku, Cintai Bumi, Negeri di Atas Awan, Rindu Aceh, Menjemput Mentari, Kemilau Mentari Bumi, Love The Earth, Living in Harmony, Berserah, Rindu Kabah, Nada Cinta, Jadi Bintang, Mabrur Sebelum ke Baitullah, Indahnya Menikah di Bangku Kuliah, dan Senandung Shalawat.

“Lewat lagu saya ingin mengajak diri ini dan para pendengar lagu untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dalam tutur dan prilaku, menjadi wasilah, jalan perubahan hijrah ke arah yang lebih baik. Om Bams sebenarnya inspirator, creator, memberi id-ide dan masukan dalam tema lirik lagu, yang menulis lagunya adalah rekan om Bams, yaitu Bunda Rahma dan Parpar Priatna. Kita sahabat baik sudah lama terjalin sudah seperti keluarga. Bunda Rahma adalah seorang motivator juga sering mengisi di beberapa event, di sela-sela kesibukan beliau menulis lagu yang inspiratif. Demikian juga dengan Parpar Priatna, beliau seorang pejabat yang aktif menulis lagu yang inspiratif, menjadi syiar untuk mengajak hal-hal yang positif,” kata Om Bams.

Om Bams juga mengatakan, “Semua lagu hampir sama the best popular, dan bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat. Liriknya mudah dipahami, menyentuh hati dan jiwa, ada pesan moral yang disampaikan, agar menjadi pribadi yang lebih baik. Alhamdulillah, Om Bams dalam membuat karya lagu banyak rekan musisi yang membantu mengaransement musiknya, di antaranya; Gins Studio, Maday MK Studio, Dani Kurnia Dk Studio, Feby RMZ Studio, dan Firman Purnama.

Om Bams, Musisi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)
Om Bams, Musisi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)

Cita-Cita dan Harapan Om Bams

“Ke depannya Om Bams ingin mengapresiasi semua musisi, artis, arangger, penulis lagu, atas hasil karyanya. Karena setiap karya yang baik akan abadi, selalu dikenang, walaupun pencipta lagunya dan musisinya telah tiada. Bisa dalam bentuk penghargaan seperti AMI AWARDS, ini baru cita-cita dan harapannya. Selain itu Om Bams juga ingin terus berkarya, menulis lagu-lagu baru yang inspiratif, dan meregenerasi talenta-talenta yang berbakat dan berkarakter. Mohon doanya dari sahabat sekalian, insya Allah, dari beberapa karya lagu selanjutnya, Om Bams ingin membuat sebuah karya filmnya, yang mudah-mudahan syairnya dapat dikembangkan menjadi skenario film, untuk menjadi tontonan yang menarik dan bermanfaat, sebagai tontonan yang menuntun ke arah yang lebih baik lagi,” kata Om Bams.

Lagu ‘Mabrur Sebelum ke Baitullah’ bisa kita dengar dengan meng-klik link berikut ini;

https://www.streaminghub.islamictunes.net/track/1588/