Para personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)

Singel Perdana Grup Nasyid ARAFA Ingatkan Agar Jangan Remehkan Dosa Kecil

IslamicTunesNews – Segala amal perbuatan kita dunia kelak akan dihitung pada Yaumul Mizan, hari pertimbangan amal. Dan pahala dan dosa sekecil biji zarah pun tak luput dari perhitungan. Karena itu, jangan pernah sampai kita mengabaikan dosa kecil, dan perbanyaklah amalan sunah untuk menutupi kekurangan dalam menjalankan ibadah wajib. Untuk mengingatkan kita agar tidak mengabaikan dosa kecil, grup nasyid Arafa merilis singel perdananya berjudul Titik Balik, pada hari Rabu 8 Juli 2020 di IslamicTunesCloud.

Nama Arafa berasal dari huruf awal pada nama para personalnya; Ariansyah Tahir  / Ari (vokal 1), Aprianto Simin / Ryan (vokal 3), Fhazrin Soleman / AJin (vokal 2 dan 4), Fanny Bagu / Fanny (vokal 1 dan 3), dan Marlon Montu / Ance (vokal 1).

1. Tentang Lagu Titik Balik dari Grup Nasyid Arafa

Ryan, salah seorang personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)
Ryan, salah seorang personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)

Aprianto Simin, salah seorang personal Arafa yang akrab dipanggil Ryan, saat diwawancarai IslamicTunesNews pada Rabu (8/7/2020), ia mengatakan, “Penulis lagu titik balik adalah Arriansyah Tahir dan Fhazrin Soleman, terinspirasi dari kisah pribadi masa lalu, bercerita tentang dosa-dosa kecil yang tanpa kita sadari sering kita lakukan dalam keseharian.”

“Pesan lagu Titik Balik, sebagaimana yang dikutip dari syair Ibnu Qayyim Al Jauziyah; Jangan meremehkan dosa-dosa kecil, karena kebakaran yang dahsyat bisa saja disebabkan oleh percikan api terkecil. Yang mengaransemen musik dari lagu Titik Balik adalah Ryo Kreepeek, dibuat di AABERS STUDIO dan Rekamannya dilakukan di RK HomeStudio,” kata Ryan.

2. Kronologi Berdirinya Grup Nasyid Arafa

Para personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)
Para personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)

Seperti dikatakan oleh Ryan, Arafa berasal dari Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Pendirinya Fhazrin Soleman.

Ryan juga mengatakan, “Awal mula hanya dari hobi menyanyi masing masing personil yang tergabung dalam organisasi Pemuda Remaja Masjid Agung Pangeran Diponegoro, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Sehingga pada tahun 2007 terbentuklah grup nasyid pertama dengan nama Karpet Hijau. Kami sering mengikuti perlombaan, alhamdulillah bisa menjuarai beberapa festival musik religi di beberapa event yang diselenggarakan di kota kami.”

“Karena minimnya kegiatan keagamaan di kota kami dan juga karena ada beberapa personil Karpet Hijau yang pindah ke daerah lain, sehingga kami sempat vakum dalam beberapa tahun. Dan karena hobi dan kecintaan kami terhadap musik religi sehingga pada tanggal 25 April 2020 kami sepakat untuk membentuk kembali grup nasyid kami dengan format yang baru dan dinamakan Arafa,” kata Ryan.

3. Eksistensi Grup Nasyid Arafa

Para personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)
Para personal grup nasyid Arafa. (Dok. Istimewa)

Selain itu Ryan juga mengatakan, “Arafa pernah menjuarai beberapa perlombaan nasyid di Sulawesi Utara, saat masih dalam formasi Karpet Hijau. Untuk saat ini belum bisa tampil dimanapun karena mengikuti protap covid-19. Namun, kami masih sering ngumpul untuk latihan vokal dan juga mulai mengerjakan beberapa lagu religi berikutnya. Projek selanjutnya ada beberapa lagu yang dalam proses pembuatan dan akan segera dirilis.

“Melalui Arafa kami Ingin berkarya dan mensyiarkan Islam lewat lagu-lagu Religi. Seperti pada tagline kami yaitu  Syiar of Sound, memperkenalkan Islam lewat lagu nasyid dan juga lagu religi,” kata Ryan.

Videoklip lagu Titik Balik dari Arafa dapat kita tonton dengan meng-klik foto berikut ini;

(*)